Informasi SMW Batam

Minggu, 11 Maret 2018

KISAH INSPIRATIF :

KISAH INSPIRATIF :

Seorang bocah laki-laki masuk ke sebuah toko. Ia mengambil peti minuman & mendorongnya ke dekat pesawat telepon koin. Lalu, ia naik ke atasnya sehingga ia bisa menekan tombol angka di telepon dengan leluasa. Ditekannya tujuh digit angka...
Si pemilik toko mengamati-amati tingkah bocah ini & menguping percakapan teleponnya ;
Bocah: Ibu, bisakah saya mendapat pekerjaan memotong rumput di halaman Ibu?
Ibu (di ujung telepon sebelah sana): Saya sudah punya orang untuk mengerjakannya.
Bocah: Ibu bisa bayar saya setengah upah dari orang itu.
Ibu: Saya sudah sangat puas dengan hasil kerja orang itu.
Bocah (dengan sedikit memaksa): Saya juga akan menyapu pinggiran trotoar Ibu & saya jamin di hari Minggu halaman rumah Ibu akan jadi yang tercantik di antara rumah" yg berada di kompleks perumahan ibu.
Ibu: Tidak, terima kasih.
Dengan senyuman di wajahnya, bocah itu menaruh kembali gagang telepon.
Si pemilik toko, yg sedari tadi mendengarkan, menghampiri bocah itu.
Pemilik Toko:
Nak, aku suka sikapmu, semangat positifmu, & aku ingin menawarkanmu pekerjaan.
Bocah: Tidak. Makasih.
Pemilik Toko: Tapi tadi kedengarannya kamu sangat menginginkan pekerjaan.
Bocah: Oh, itu, Pak. Saya cuma mau mengecek apa kerjaan saya sudah bagus.
Sayalah yang bekerja u/ Ibu tadi!
Seperti anak kecil ini, sebaiknyalah kita mengevaluasi tentang apa yang kita kerjakan pd tahun 2012 untuk memastikan kualitas yg lebih baik pd tahun 2013.

Hiri dan Ottappa

Hiri dan Ottappa

Untuk menunjang pelaksanaan sila pada diri seseorang, Hiri dan Ottapa akan banyak membantu.

Yang dimaksud dengan Hiri adalah perasaan malu, sikap bathin yang merasa malu bila melakukan kesalahan atau kejahatan. Ottapa artinya enggan berbuat salah atau jahat, sikap bathin yang merasa enggan tahu takut akan akibat perbuatan salah mapun jahat, baik melalui pikiran, kata-kata maupun perbuatan badan jasmani.

Sang Buddha bersabda,
 "Ada dua hal yang jelas, Oh Bhikkhu, untuk melindungi dunia. Hiri dan Ottappa (malu dan takut), bila kedua hal ini tidak menjadi pelindung dunia, maka seseorang tidka menghargai ibunya, tidak menghargai bibinya, tidak menghargai kakak iparnya, tidak menghargai istri gurunya....." - (Anguttara Nikaya II.7)

Hiri dan Ottappa disebut juga Dhamma pelindung dunia (Lokapala). hiri dan Ottappa termasuk dalam Tujuh Kekayaan Ariya atau 7 kkeuatan Dhamma, yaitu TUjuh Kekayaan Ariya menurut kitab Anguttaar Nikaya IV.51:


1.Saddha = memiliki keyakinan
2.Sila = menjaga ucapan dan perbuatan salah
3.Hiri = batin yang malu melakukan kejahatan
4.Ottappa = merasa takut dan ngeri akibat perbuatan jahat
5.Bahusacca = mendengarkan Dhamma dan memahami kegunaannya
6.Caga = melepaskan, meninggalkan, dan membagi-bagikan barang-brang kepaad orang-orang yang membutuhkan
7.Panna = mengetahui yang berguna dan yang tidak berguna (bijaksana) 


Tujuh kekuatan Dhamma (Bala Tujuh)


1. Saddha-Bala = kekuatan dari keyakinan.
2. Viriya-Bala = kekuatan dari semangat (usaha).
3. Hiri-Bala = kekuatan dari malu, malu berbuat salah (jahat).
4. Ottappa-Bala = kekuatan dari takut, takut berbuat salah (jahat).
5. Sati-Bala = kekuatan drai kesadaran.
6. Samadhi-Bala = kekuatan dari konsentrasi.
7. Panna-Bala = kekuatan dari kebijaksanaan. 


Ketujuh kekuatan Dhamma di atas adalah bersifat batin yang akan menimbulkan kata-kata dan perbuatan baik atau akan mencegah kata-kata dan perbuatan jahat.

Contoh memiliki Hiri dan Ottappa dalam menunjang pelaksanaan sila:

Memiliki Hiri;


1. Karena malu bila kelak disebut sebagai seorang yang kejam, kita menghindari pembunuhan dan penganiyaan.
2. Karena malu bila kelak dijauhi oleh kawan-kawan dalam pergaulan, kita menghindari pencuriaan.
3. Karena malu bila kelak diperguncingkan orang-orang, kita menghindari perbuatan asusila.
4. Karena malu bila kelak kata-kata itu tidak didengar orang lagi, kita menghindari kata-kata dusta.
5. Karena malu bila kelak kita kategorikan sebagai pemabuk, kita menghindari minuman keras. Dan lain sebagainya.. 


Memiliki Ottappa;


1. Karena takut kelak akan masuk alam neraka, kita menghindari pembunuhan.
2. Karena takut bila kelak banyak timbul penyakit atau berusia pendek, kita menghindari pembunuhan dan penganiayaan./LI>
3. Karena takut masuk penjara, kita akan menghindari pencurian.
4. Karena takut mendapat musuh, kita menghindari perbuatan asusila.
5. Karena takut dicontoh anak-anak, kita menghindari kata-kata dusta.
6. Karena takut wataknya dicela orang, kita menghindari minuman keras. Dan contoh-contoh lain sebagianya 



Hiri bersumber dari dalam diri sendiri, sedangkan ottappa lebih dipengaruhi hal-hal yang di luar diri kita.

Hiri bersifat otonom, timbul sendiri (attadhipati) , sedangkan Ottappa bersifat heteromus; lebih dipengaruhi oleh lingkunagn dan masyarakat (lokadhipati)

Hiri terbentuk oleh rasa malu, sedangkan Ottappa dibentuk oleh rasa takut.

Hiri ditandai dengan adanya sifat yang konsisten, sedangkan Ottappa ditandai dengan adanya kemampuan mengenal bahaya dan takut melakukan kesalahan.

Sumber subyektif dari Hiri adalah pandangan dan ide-ide yang berhubungan dengan kelahiran, usia, kedudukan, sosial atau kehormatan diri, dan tingkat pendidikan. Maka seseorang yang memiliki Hiri akan berpikir, "hanya orang-orangudik, anak-anak dan orang-orang tak berpendidikan yang akan berpandangan dan berbuat demikian", maka oleh karena itu ia akan menghindari pandangan yang sempit dan perbuatan yang salah.

Sumber eksternal dari Ottappa adalah pandangan dan ide-ie bahwa sesuatu yang berkuasa (Tuhan, makhluk-makhluk agung, polisi, orang tua, guru, atasan dan sebagainya) akan mempersalahkannya, maka oleh karenanya ia menghindari perbuatan-perbuatan yang salah.

Dengan Hiri, seseorang bercermin kepada kehormatan dirinya, kelahirannya, gurunya, kedudukannya, sosialnya, perguruannya, atau masyarakat dimana ia berada. Sedangkan dengan Ottappa, seseorang takut pada dirinya sendiri, takut dipersalahkan orang-orang, takut pada balasan Hukum karma, dan takut menerima akibatnya pada kehidupan mendatang.

Apabila seseorang memiliki Hiri, maka dirinya sendirilah yang paling tepat menjadi guru dan pengawasnya yang terbaik. Apabila seseorang lebih sensitif terhadap Ottappa, maka ia sebaiknya mengikuti bimbingan dan peraturan dari seseorang ataupun dari suatu ajaran yang baik dan diyakininya.

Dikutip dari: Kalyanadhammo, Bodhi Buddhist Centre Indonesia

Sabtu, 10 Maret 2018

Membuat Menu Drop Down Di Blogspot

Banyak cara bagaimana membuat blog terlihat cantik dan salah satu caranya untuk membuat blog yang kita miliki terlihat cantik adalah dengan mendesai menu secara dinamis menggunakan menu drop down.

Menu drop down sendiri adalah menu yang menampilkan sederetan link yang dinamis kearah bawah adapun cara membuat menu drop down pada blogspot adalah dengan mengikuti langkah dibawah.

1. Masuk ke blogspot anda
2. Klik menu tata letak
3. Klik tambah gadget

Kemudian copy html di bawah



<div id='mbtnavbar'>
      <ul id='mbtnav'>
        <li>
          <a href='#'>Home</a>
        </li>
        <li>
          <a href='#'>About</a>
       </li>
        <li>
          <a href='#'>Contact</a>
        </li>
  <li>
           <a href='#'>Sitemap</a>
            <ul>
                <li><a href='#'>Sub Page #1</a></li>
                <li><a href='#'>Sub Page #2</a></li>
                <li><a href='#'>Sub Page #3</a></li>
              </ul>
        </li>
      </ul>
    </div>



4  Save
5. Untuk Tanda # di ganti dengan link alamat artikel anda
6. Untuk menambah menu horizontal anda dapat mengcopy kode yang berada di dalam <li> </li>
contoh:

        <li>
          <a href='#'>Nama Menu</a>
        </li> 
 

7. Untuk menambah menu vertikal copy kode dibawah
contoh

         <li>
           <a href='#'>Sitemap</a>
            <ul>
                <li><a href='#'>Sub Page #1</a></li>
                <li><a href='#'>Sub Page #2</a></li>
                <li><a href='#'>Sub Page #3</a></li>
              </ul>
        </li>



8. kemudian masuk ke menu template > edit HTML
9. Cari kode     ']]></b:skin>' dan masukan kode dibawah tepat diatas kode ']]></b:skin>'

#mbtnavbar {
    background: #060505;
    width: 960px;
    color: #FFF;
        margin: 0px;
        padding: 0;
        position: relative;
        border-top:0px solid #960100;
        height:35px;
}
#mbtnav {
    margin: 0;
    padding: 0;
}
#mbtnav ul {
    float: left;
    list-style: none;
    margin: 0;
    padding: 0;
}
#mbtnav li {
    list-style: none;
    margin: 0;
    padding: 0;
        border-left:1px solid #333;
        border-right:1px solid #333;
        height:35px;
}
#mbtnav li a, #mbtnav li a:link, #mbtnav li a:visited {
    color: #FFF;
    display: block;
   font:normal 12px Helvetica, sans-serif;    margin: 0;
    padding: 9px 12px 10px 12px;
        text-decoration: none;
}
#mbtnav li a:hover, #mbtnav li a:active {
    background: #BF0100;
    color: #FFF;
    display: block;
    text-decoration: none;
        margin: 0;
    padding: 9px 12px 10px 12px;    
}
#mbtnav li {
    float: left;
    padding: 0;
}
#mbtnav li ul {
    z-index: 9999;
    position: absolute;
    left: -999em;
    height: auto;
    width: 160px;
    margin: 0;
    padding: 0;
}
#mbtnav li ul a {
    width: 140px;
}
#mbtnav li ul ul {
    margin: -25px 0 0 161px;
}
#mbtnav li:hover ul ul, #mbtnav li:hover ul ul ul, #mbtnav li.sfhover ul ul, #mbtnav li.sfhover ul ul ul {
    left: -999em;
}
#mbtnav li:hover ul, #mbtnav li li:hover ul, #mbtnav li li li:hover ul, #mbtnav li.sfhover ul, #mbtnav li li.sfhover ul, #mbtnav li li li.sfhover ul {
    left: auto;
}
#mbtnav li:hover, #mbtnav li.sfhover {
    position: static;
}
#mbtnav li li a, #mbtnav li li a:link, #mbtnav li li a:visited {
    background: #BF0100;
    width: 120px;
    color: #FFF;
    display: block;
    font:normal 12px Helvetica, sans-serif;
    margin: 0;
    padding: 9px 12px 10px 12px;
        text-decoration: none;
z-index:9999;
border-bottom:1px dotted #333;
}
#mbtnav li li a:hover, #mbtnavli li a:active {
    background: #060505;
    color: #FFF;
    display: block;     margin: 0;
    padding: 9px 12px 10px 12px;
        text-decoration: none;
}



sumber : http://masbudicahyono.blogspot.co.id/2016/02/membuat-menu-drop-down-pada-blogspot.html

Belajar dari Alam - Oleh Chervy IXD

Mari kita kembali ke alam
Belajar dari Alam


Membuat Labels Widget Dengan Effect Keren

Membuat Labels Widget 
Dengan Effect Keren

Label adalah daftar yang menampilkan kategori postingan blog kita. Membuat label membantu untuk mengkategorikan posting dalam kelompok. Sehingga hal ini membantu pengunjung untuk melihat posting di bawah kategori. Bawaan blogger Label widget tidak begitu bergaya. Jangan khawatir, di sini saya berbagi beberapa label yang menarik dan keren hanya untuk sobat semua. Label widget ini menggunakan kode CSS sederhana. Untuk menerapkannya di blog sobat ikuti langkah-langkahberikut ini :

  1. Pertama pastikan sobat harus sudah memasang widget Labels di blog
  2. Kemudian silahkan sobat pergi ke halaman Template -> Edit HTML
  3. Temukan kode  ]]></b:skin> gunakan Control F untuk menemukannya
  4. Setelah itu, copy salah satu kode dibawah ini dan letakan di atas kode ]]></b:skin>
1. label 1





.Label li {
        background: linear-gradient(to bottom, #6B6B6B 0%, #6B6B6B 4%, #333333 1%, #2B2B2B 100%) repeat scroll 0 0 transparent;
        border: 1px solid;
        border-radius: 6px 6px 6px 6px;
        float: left;
        font-size: 116%;
        list-style: none outside none;
        margin: 2px;
        padding: 4px;
        transition: all 0.3s ease 0s;
    }
.Label li:hover {
    transform: rotate(351deg) scale(1.7);
}
.Label a {
    color: #fff;
    text-decoration: none;
}



2. label 2


.Label li:before {
        background-image: -moz-linear-gradient(left top , #FEDA71, #FEBA47);
        border-bottom: 1px solid #D99D38;
        border-left: 1px solid #D99D38;
        content: "";
        height: 1.39em;
        left: -0.69em;
        position: absolute;
        top: 0.2em;
        transform: rotate(45deg);
        width: 1.3em;
        z-index: 1;
    }
    .Label li:after {
        background: none repeat scroll 0 0 #FFFFFF;
        border: 1px solid #D99D38;
        border-radius: 4.167em 4.167em 4.167em 4.167em;
        box-shadow: 0 1px 0 #FAEABA;
        content: "";
        height: 0.5em;
        left: -0.083em;
        position: absolute;
        top: 0.667em;
        width: 0.5em;
        z-index: 9999;
    }
    .Label li {
        background-image: -moz-linear-gradient(center top , #FEDA71, #FEBA47);
        border-bottom: 1px solid #D99D38;
        border-radius: 0 0.25em 0.25em 0;
        border-right: 1px solid #D99D38;
        border-top: 1px solid #D99D38;
        box-shadow: 0 1px 0 #FAEABA inset, 0 1px 1px rgba(0, 0, 0, 0.1);
        color: #996633;
        float: left;
        font-family: 'Helvetica Neue',Helvetica,Arial,sans-serif;
        font-size: 0.75em;
        font-weight: bold;
        list-style: none outside none;
        margin: 0 0 7px 20px;
        padding: 0.417em 0.417em 0.417em 0.917em;
        position: relative;
        text-decoration: none;
        text-shadow: 0 1px 0 rgba(255, 255, 255, 0.4);
        z-index: 1;
    }

3. label 3


.Label li:before {
        background-image: -moz-linear-gradient(center top , #1E5799 0%, #207CCA 100%);
        border-bottom: 1px solid #145091;
        border-left: 1px solid #145091;
        content: "";
        height: 1.39em;
        left: -0.69em;
        position: absolute;
        top: 0.2em;
        transform: rotate(45deg);
        width: 1.3em;
        z-index: 1;
    }
    .Label li:after {
        background: none repeat scroll 0 0 #FFFFFF;
        border: 1px solid #3F6893;
        border-radius: 4.167em 4.167em 4.167em 4.167em;
        box-shadow: 0 1px 0 #B5D8FF;
        content: "";
        height: 0.5em;
        left: -0.083em;
        position: absolute;
        top: 0.667em;
        width: 0.5em;
        z-index: 9999;
    }
    .Label li {
        background-image: -moz-linear-gradient(center top , #1E5799, #207CCA);
        border-bottom: 1px solid #145091;
        border-radius: 0 0.25em 0.25em 0;
        border-right: 1px solid #145091;
        border-top: 1px solid #145091;
        box-shadow: 0 1px 0 #CCE4FF inset, 0 1px 1px rgba(0, 0, 0, 0.1);
        color: #996633;
        float: left;
        font-family: 'Helvetica Neue',Helvetica,Arial,sans-serif;
        font-size: 0.75em;
        font-weight: bold;
        list-style: none outside none;
        margin: 0 0 7px 20px;
        padding: 0.417em 0.417em 0.417em 0.917em;
        position: relative;
        text-decoration: none;
        text-shadow: 0 1px 0 rgba(255, 255, 255, 0.4);
        z-index: 1;
    }



4. label 4


.Label a:hover
{
text-shadow:5px 5px 5px #dcdcdc;
background:orange;
border:1px solid orange;
border-bottom-right-radius: 0px;
border-top-left-radius: 0px;
border-bottom-left-radius: 30px;
border-top-right-radius: 30px;
}
.Label li {
    border: 1px solid;
    border-radius: 6px 6px 6px 6px;
    color: #000000 !important;
    float: left;
    font-size: 116%;
    list-style: none outside none;
    margin: 2px;
    padding: 4px;
    transition: all 0.3s ease 0s;
}
.Label a {
    color: #000;
    text-decoration: none;
}
.Label li:hover {
    transform: rotate(5deg);
}


5. label 5


.Label a {
     -moz-border-bottom-colors: none;
     -moz-border-left-colors: none;
     -moz-border-right-colors: none;
     -moz-border-top-colors: none;
     background-color: #7FBF4D;
     background-image: -moz-linear-gradient(center top , #7FBF4D, #63A62F);
     border-bottom-right-radius: 30px;
     border-color: #63A62F #63A62F #5B992B;
     border-image: none;
     border-style: solid;
     border-top-left-radius: 30px;
     border-width: 1px;
     box-shadow: 0px 1px 0px 0px #96CA6D inset;
     color: #FFFFFF;
     float: left;
     font: 14px verdana;
     height: 18px;
     margin-bottom: 9px;
     margin-left: 10px;
     padding: 10px;
     position: relative;
     text-decoration: none;
     transition: all 0.5s ease-in-out 0s;
}
.Label a:hover {
     background: none repeat scroll 0% 0% orange;
     border-radius: 0px 30px 0px 30px;
     border: 1px solid orange;
     text-shadow: 5px 5px 5px #DCDCDC;
}
.Label {
     margin: 0px;
     padding: 0px;
     position: relative;
}
.Label li:hover {
    transform: rotate(5deg);
}
.Label li {
    float: left;
    font-size: 116%;
    list-style: none outside none;
    transition: all 0.3s ease 0s;
}


Sekian dulu tutorial tentang Membuat Labels Widget Dengan Effect Keren. Jika sobat tertarik silahkan ambil scriptnya dan tinggalkan komentar.

sumber : 
https://blog.itapuih.com/2015/03/membuat-labels-widget-dengan-effect.html 

Alam Berceramah - Oleh Sunny H IXC

Yuk, kita baca !


Belajar dari Matahari Oleh Sisilia Wijayanti IXD

Yuk , kita belajar dari Alam


Rabu, 07 Maret 2018

Buku ini berisi rangkuman materi - materi Kisi - kisi UASBN Pendidikan Agama Buddha. Tapel 2017-2018

Silakan Download Buku Kisi-kisi Persiapan menghadapi UASBN Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti. Buku ini berisi rangkuman materi - materi Kisi - kisi UASBN Pendidikan Agama Buddha. Tapel 2017-2018


Pancadhamma

lima kewajiban kita

1. Menyayangi semua bentuk kehidupan ( Metta-karuna )
2. Suka berdana atau bersedekah
3. Berpuas hati
4. Berbicara Jujur
5. Menjaga penyadaran dengan tidak mencoba narkoba dan miras