Informasi SMW Batam

Sabtu, 26 April 2014

Diam Adalah Hikmah

Diam Adalah Hikmah

Kendalikan mata, telinga, hidung, mulut, badan, dan pikiran untuk senantiasa tidak meninggalkan hati nurani dan cinta kasih maka terbebaslah hati nurani dari beban deraan.

Jangan terlalu sering menenggakkan kepala.
Justru banyaklah menundukkannya,
memikirkan satu per satu, adakah ucapan
yang menyinggung, menyakiti, merugikan perasaan,
terlebih-lebih yang tajam menusuk sampai ulu hati.
Adakah dilakukan secara sengaja atau tak sengaja.
Adalah semakin tak bisa mengontrol mulut sendiri.

Lebih baik tak berbicara daripada mengeluarkan
kata-kata yang tidak sesuai dengan hati nurani.
Jika tidak bisa memotivasi
sesama saudara membina Ketuhanan,
lebih baik berdiam diri.
Karena dengan demikian
diam saja menjadi hikmah tersendiri.

Sebagai pembina, sebisanya menghindari
niat dan sikap melihat orang lain bagaikan musuh.
Sesama manusia, adalah saudara kandung
yang paling kandung.
Karena persaudaraan antar manusia dan makhluk
adalah berakar dalam kandungan LAOMU

Sumber artikel: Refleksi Nurani Seri Renungan Maitreyani Edisi April-Juni 2003

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hanya butuh 1 menit untuk membaca

kita tinggal di ?
kita hidup di ?
kita bisa makan karena ada ?
kita bisa minum karena ada ?
jawabannya adalah bumi ☺

Bumi yg indah ini penuh dengan berbagai pemandangan alam yg indah tetapi keindahannya tdk akan kita lihat lagi, jika keindahan itu kita rusak dan tidak kita jaga.

sama juga dengan berbagai hasil bumi dan sumber daya alam yg ada, jika tdk kita jaga dan hargai semuanya tentu juga akan hilang dan tdk akan bisa kita nikmati lagi.

oleh sebab itu kita harus saling mengingatkan supaya pikiran, ucapan dan perbuatan kita selalu terjaga dengan baik. kalau pikiran, ucapan dan perbuatan terjaga dengan baik tentu kebijaksanaan akan berkembang. Dengan begitu kebijaksanaan hati untuk menjaga bumi, merawat bumi tentu menjadi ada.

mari kita jaga bumi ini
dengan begitu kehidupan kita tetap bertahan ☺

☺ terima kasih sudah baca , like, berkomentar dan share

Pancadhamma

lima kewajiban kita

1. Menyayangi semua bentuk kehidupan ( Metta-karuna )
2. Suka berdana atau bersedekah
3. Berpuas hati
4. Berbicara Jujur
5. Menjaga penyadaran dengan tidak mencoba narkoba dan miras