Informasi SMW Batam

Minggu, 11 Maret 2018

Khotbah Pertama Sang Buddha kepada lima pertapa


Senin dulu baru selasa 
Senyum dulu sebelum membaca 😊



Seperti yang kita ketahui sebagai umat Buddha , Sang Buddha mencapai pencerahan ( Bodhi ) di Hutan Gaya tepatnya di bawah pohon Bodhi. 
Pada awalnya terdapat keraguan dari Sang Buddha untuk mengajar Dhamma. Mengapa bisa begitu ? 
karena manusia masih diliputi oleh lobha, moha , dan dosa. 

jadi, untuk memahami khotbah Dhamma yang disampaikan oleh Buddha , tentulah tidak mungkin. tetapi bukan berarti Sang Buddha tidak mengetahui ada juga sebagian manusia yang mempunyai sedikit kemelekatan pada lobha, moha dan dosa. Apabila mereka sungguh - sungguh mendengarkan Dhamma,merenungkan Dhamma dan  melaksanakan Dhamma mereka juga pada akhirnya juga akan mencapai pencerahan.

karena Sang Buddha mengetahui hal tersebut ditambah lagi Brahmana Sahampati juga sudah memohon kepada Sang Buddha. Akhirnya Sang Buddha memutuskan untuk mengajarkan Dhamma.

pertama Sang Buddha ingin mengajarkan Dhamma kepada gurunya yaitu Alara Kalama , tetapi gurunya tersebut telah meninggal dunia tujuh hari yang lalu.

lalu, Sang Buddha ingin mengajar kepada gurunya juga yang kedua yaitu Udakka Ramaputra, tetapi Sang Buddha di beri penglihatan kalau gurunya tersebut kemarin malam telah meninggal dunia.

Sang Buddha lalu teringat lima petapa  yang menemaninya dalam pertapaan keras. Dengan mata Buddha, Sang Buddha melihat, kalau mereka sekarang sedang berada di TamanRusa Isipatana dekat Baranasi. Maka Sang Buddha pun memutuskan untuk kesana , mengajarkan Dhamma.

Maka dimulailah perjalanan Sang Buddha menuju Baranasi, ditempuh oleh Sang Buddha dengan berjalan kaki


perjalanan Sang Buddha untuk sampai di tempat tujuan di tempuh selama 7 hari 7 malam. 


.dalam perjalanannya Sang Buddha bertemu dengan Upaka. saat bertemu Upaka bertanya kepada Sang Buddha "Indra - Mu sangat tenang. kulit-Mu cerah dan bersinar. Siapakah guru-Mu ?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hanya butuh 1 menit untuk membaca

kita tinggal di ?
kita hidup di ?
kita bisa makan karena ada ?
kita bisa minum karena ada ?
jawabannya adalah bumi ☺

Bumi yg indah ini penuh dengan berbagai pemandangan alam yg indah tetapi keindahannya tdk akan kita lihat lagi, jika keindahan itu kita rusak dan tidak kita jaga.

sama juga dengan berbagai hasil bumi dan sumber daya alam yg ada, jika tdk kita jaga dan hargai semuanya tentu juga akan hilang dan tdk akan bisa kita nikmati lagi.

oleh sebab itu kita harus saling mengingatkan supaya pikiran, ucapan dan perbuatan kita selalu terjaga dengan baik. kalau pikiran, ucapan dan perbuatan terjaga dengan baik tentu kebijaksanaan akan berkembang. Dengan begitu kebijaksanaan hati untuk menjaga bumi, merawat bumi tentu menjadi ada.

mari kita jaga bumi ini
dengan begitu kehidupan kita tetap bertahan ☺

☺ terima kasih sudah baca , like, berkomentar dan share

Pancadhamma

lima kewajiban kita

1. Menyayangi semua bentuk kehidupan ( Metta-karuna )
2. Suka berdana atau bersedekah
3. Berpuas hati
4. Berbicara Jujur
5. Menjaga penyadaran dengan tidak mencoba narkoba dan miras