Informasi SMW Batam

Rabu, 17 Juni 2015

Agama apa yg paling baik?



Selamat pagii... Semua...
= Renungan Pagi =
Agama apa yg paling baik?
Seorang ahli dari kelompok "The Theology Of Freedom" dari Brazil bernama Leonardo Boff bertanya pd Dalai Lama pemimpin umat Buddha dari Tibet, "Yang Mulia, apakah agama terbaik?"
Leonardo Boff menduga bahwa Dalai Lama akan menjawab,
"Agama Buddha dari Tibet ato agama Oriental yg lebih tua dari agama Kristen." 
Ternyata sambil tersenyum, Dalai Lama menjawab,
"Agama terbaik yaitu agama yg membuat anda menjadi orang yg lebih baik."
Sambil menutupi rasa malu karna punya dugaan kurang baik tentang Dalai Lama,
Leonardo Boff bertanya lagi,
"Apakah tanda agama yg membuat kita menjd lebh baik?"
Jawaban Dalai Lama,
"Agama apapun yg bisa membuat anda Lebih welas asih,
Lebih berpikiran sehat,
Lebih objektif & adil,
Lebih menyayangi,
Lebih manusiawi,
Lebih punya rasa tanggung jawab,
Lebih ber-etika.
Agama yg punya kualitas seperti di atas adalah agama terbaik."
Leonardo Boff terdiam sejenak & ter-kagum² atas jawaban Dalai Lama yg bijaksana & tdk dpt di bantah.
Selanjutnya, Dalai Lama berkata,
"Tidak penting bagiku kawan, Apa agamamu, 
Tidak peduli anda beragama atau tidak. 
Yg betul² penting bagi saya adalah perilaku anda di depan kawan² anda, di depan keluarga, lingkungan kerja & dunia."
Akhirnya, Dalai Lama berkata,
"Jagalah pikiranmu, Karena akan menjadi perkataanmu.
Jagalah perkataanmu, Karena akan menjadi perbuatanmu.
Jagalah perbuatanmu, Karena akan menjadi kebiasaanmu.
Jagalah kebiasaanmu, Karena akan membentuk karaktermu.
Jagalah karaktermu, Karna akan membentuk nasibmu,dan nasibmu.... 
Jadi nasib mu berawal dari pikiran mu... smile emotikon
Semoga bermanfaat

Minggu, 01 Februari 2015

奇怪的枪 Qi guai de qiang Senapan yang aneh



奇怪的枪
Qi guai de qiang
Senapan yang aneh
Dahulu kala, hiduplah seorang pak tua yang memiliki sebuah senapan sakti. Senapan ini dapat membidik orang jahat dengan jitu, sama sekali tidak pernah meleset. Banyak sekali orang yang meminta bantuan kepada pak tua untuk meringkus bajak laut/kawanan pencuri. Pak tua menembak tangan/kaki para penjahat, setelah tidak berdaya mereka ditangkap untuk diadili menurut hukum.
Berita tentang pak tua & senapan saktinya terdengar oleh raja setempat. Baginda raja bertanya kepada salah seorang pejabatnya:”Dengar-dengar ada seseorang yang memiliki senapan sakti. Bidikannya selalu tepat mengenai sasaran. Apakah kabar tersebut dapat dipertanggungjawabkan?”Dengan penuh hormat si pejabat menjawab:”Memang benar ada, baginda.””Senapan itu sangat istimewa, bawalah pemiliknya untuk datang menghadap kemari.”,kata baginda raja.
Pak tua pun datang ke istana untuk menghadap baginda raja. Sang raja berkata kepada pak tua:”Dengar-dengar kau sangat jitu dalam menembak. Apakah senapan yang kau bawa sekarang adalah senjata yang dimaksud?””Benar.”
”Juallah senapan itu kepada saya.”
”Tidak, senapan ini adalah pemberian dewa kepada saya. Maaf, tidak untuk dijual.”
”Berapapun harga yang anda minta , saya tidak keberatan. Silahkan menyebut nominalnya.”
“Maaf, tidak untuk diperjual-belikan.”
“Bagaimana jika anda saya angkat menjadi bangsawan?”
“Maaf, tidak setuju!”
“Bagaimana jika anda saya beri kedudukan sebagai seorang pejabat?”
“Tetap tidak setuju.”
“Kalau begitu, saya nikahkan putri saya dengan anda?”
“Saya tetap tidak setuju.”
Baginda raja tidak lagi dapat menahan emosinya, berkata kepada para penjaga:”Penjaga, tangkap orang ini. Sungguh tidak tahu diuntung, diperlakukan dengan baik justru menantang ingin dihukum. Ambillah senapannya, ikat dia, jadikan sebagai sasaran tembak.””Dor...”sebuah letusan peluru terdengar dari senapan tersebut, mengarah ke tubuh pak tua.”Benar-benar sebuah senapan yang bagus.”,puji baginda raja. Tiba-tiba saja, peluru yang terlontar dari senapan berubah arah, kontan baginda merasa terkejut. Secara reflek baginda raja menjatuhkan senapan tersebut & berlari, akan tetapi peluru tersebut masih tetap mengejar ke arah beliau.
Melihat kejadian itu, pak tua tertawa. Ia berkata:”Baginda raja, senapan tersebut adalah senapan khusus untuk menembak orang yang jahat. Karena anda memiliki rasa tamak & hati jahat maka peluru yang terlontar terus mengejar ke arah baginda. Saya tidak bisa menolong. Anda harus memilih tangan/kaki yang hendak dikorbankan, jika tidak akan membahayakan jiwa.”
Baginda merasa tidak ada pilihan lain, mengangkat tangannya, peluru itu pun mengenai tangan tersebut. Para penjaga segera datang untuk memberikan pertolongan kepada baginda raja.
“Sakit...Sakit... Saya yang salah. Saya tidak ingin lagi merebut milik orang lain. Aduh sakit.”Begitu menyadari kesalahannya, baginda raja segera memerintahkan orang untuk melepas tali ikatan pak tua. Dengan tulus hati meminta maaf, mengutus prajurit mengantar pulang.
不知足者因欠缺了智慧,世间的物质本来是为人所用,而不知足者都变成人被物用了
Bu zhi zu zhe qian que le zhi hui, shi jian de zhi wu ben lai shi wei ren suo yong, er bu zhi zu zhe dou bian cheng ren bei wu yong le
Seseorang bisa merasa tidak puas karena tidak memiliki kearifan. Semua benda yang ada di dunia adalah untuk digunakan-dikelola oleh manusia. Orang yang tidak puas berarti telah dikuasai oleh materi
Diterjemahkan secara bebas dari buku jing si yu jiao xue can kao zi liao静思语教学参考资料milik perpustakaan Hong ci tan宏慈坛

小不忍要亂大謀

【 小不忍要亂大謀 】

有些人翻臉比翻書還要快
而是他忘記閱讀自己這一頁
脾氣來了 福氣走了
古人說:小不忍要亂大謀 。

當一個人的心變了 他的眼神也變了
當他的眼神變了 他的言行舉止也變了
當他的言行舉止變了 他的人也變了
人有情時是那麽的可愛善良
當人無情時是那麽的可怕可惡
人心可善可惡 一旦翻臉可以六親不認
這就是人性最脆弱的地方
內心越是無助的人 他的情緒越是激動
內心越是有能量的人 他越是懂得冷靜
脾氣來了 福氣走了 幸福是毀在自己手裡
你才發現 咦~怎麽破了!
情緒不是人事給你的
而是自己心理不平衡所造成的
你無法做自己情緒的主人
那麽就由情緒來掌控你的言行
不是人家愛惹你生氣
而是你自己愛發脾氣
人生的方向盤 是由自己掌握
不是把“遙控器”交給他人控制你
心小了 事情就變大了 心大了 事情就變小的
不要膨脹自己 讓自己難消化
更讓你身邊的人不好消化
你只是忘記把焦點移開罷了。
把看不順的人看順了......就是修養
把看不起的人看起了......就是尊重
把不想做的事做好了......就是提升
把想不通的事想通了......就是開竅
把咽不下的氣咽下了......就是能量
把難以接受的事接受了.....你才能放下。
夫童心者 真心也 若失卻童心
便失卻真心 失卻真心 便失卻真人 。

= Renungan Motivasi =


= Renungan Motivasi =

Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku ..
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipanNya

Bahwa kendaraanku hanyalah titipanNya
Bahwa rumahku hanyalah titipanNya
Bahwa hartaku hanyalah titipanNya
Bahwa putraku hanyalah titipanNya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Jika bukan milikku, apa yg harus kulakukan untuk milikNya itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yg bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali olehNya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka ..
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja utk melukiskan kalau itu adalah derita..
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yg cocok dgn hawa nafsuku,
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak tabungan,
popularitas, penghormatan dan
kutolak sakit, kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan & kasihNya harus berjalan seperti matematika:
Aku "rajin" beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan DIA seolah mitra dagang, dan bukan kekasih.
Kuminta DIA membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku.
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untukNYA.
Dia menitipkan smuanya kpd kita, adalah agar kita dpt menyadari kebesaran Nya & berkat yg dilimpahkanNya dalam hidup kita & mensyukuri segala berkat yg telah kita terima dalam bentuk apapun.

Utk itu mari kita lakukan yg terbaik untuk hidup kita & berguna bagi orang lain, sesuai kehendak TUHAN
Semoga bermanfaat
=======
º˚˚º:)谢:)谢慈:)悲:)º˚˚º
~¤¤ 謝謝老㊥慈悲 ¤¤~

Minggu, 23 November 2014

3 AKAR KEJAHATAN (Ti Akusalamula)

3 AKAR KEJAHATAN (Ti Akusalamula)
-------------------------------------------------
Dalam Itivuttaka 3.1; Khunddaka Nikaya, Sang Buddha bersabda:
"Wahai para bhikkhu, ada 3 akar kejahatan."
"Apakah tiga akar itu?"
"Akar kejahatan Keserakahan (lobha), akar kejahatan Kebencian (dosa), & akar kejahatan Kebodohan Batin (moha). Itulah ketiganya."

Keserakahan, Kebencian & Kebodohan Batin yg muncul dari dalam dirinya, akan merugikan orang yang berpikiran jahat seperti buah bambu menghancurkan tumbuhnya pohon itu sendiri.

1. Lobha (Keserakahan)
Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk sesuatu. Ini adalah hal yg wajar. Tetapi keinginan akan satu hal yg terus menerus dan ingin lebih dan lebih inilah Lobha.
Untuk mencegah timbulnya Lobha dalam diri kita, maka kita perlu:
- Menggunakan Sati (perhatian, kewaspadaan, kesadaran).
- Berusaha untuk tidak selalu menuruti keinginan.
- Merenungkan untung dan rugi dengan menggunakan Panna (Kebijaksanaa).
- Membangkitkan Hiri (malu berbuat jahat) dan Ottapa (takut berbuat jahat).
- Mengembangkan Dhamma yg berlawanan dengan Lobha, seperti: Berdana.
(Ajitamanavasa, Solasa panha)

2. Dosa (Kebencian)
Pikiran untuk menyakiti, merusak, menghilangkan, menyingkirkan, memusnahkan sesuatu karena adanya rasa tidak suka atau benci terhadap sesuatu tersebut inilah yg disebut Dosa.
Untuk menghindari timbulnya Dosa dalam diri kita maka kita perlu menjalankan Panca Sila
Buddhist.

3. Moha (Kebodohan Batin)
Kebodohan batin atau kegelapan batin yaitu: tidak dapat membedakan mana yang buruk dan mana yang baik, tidak dapat menembus arti dari 4 kebenaran Arya, Hukum Tilakkhana, Hukum Paticcasamuppada, maupun Hukum Kamma.

Untuk mencegah timbulnya Moha dalam diri kita maka cara terbaik adalah mengembangkan Panna (Kebijaksanaan). Panna (Kebijaksanaan) dapat dicapai dengan berbagai macam cara seperti: banyak membaca, belajar, dan mendengar.

“PERLAKUAN YANG SEPADAN DENGAN KEINGINAN KITA"

“PERLAKUAN YANG SEPADAN DENGAN KEINGINAN KITA"

Ada tradisi yg cukup unik di sebuah daerah di Pasifik Selatan. Ketika seorang pria ingin melamar seorang gadis, maka dia harus membayar orangtua si gadis dengan ternak sebagai "mahar".

Biasanya Empat hingga enam sapi termasuk harga yg sangat tinggi untuk seorang wanita.
Satu kali ada seorang pria yg ingin menyunting seorang gadis yg penampilannya sangat sederhana, pemalu, kepalanya selalu tertunduk dan sama sekali tidak menarik.
Namun luarbiasanya, pria tsb memberikan mahar kepada orangtua gadis itu sebanyak delapan sapi!!!

Penduduk setempat heran melihat kegilaan pria itu, menurut penilaian mereka empat sapi saja masih kemahalan, tapi mengapa pria ini justru membayar ‘Mahar’ dengan delapan sapi.
Tetapi beberapa bulan kemudian, penduduk setempat dibuat takjub dengan perubahan istri pria tsb. Wanita itu telah berubah menjadi sosok wanita yang cantik, anggun, percaya diri dan sangat menarik. Melihat keheranan penduduk, pria tsb berkata: 'Saya benar-benar menginginkan wanita yang seharga dengan delapan sapi, Bukan wanita yg Tidak Berharga .

Sewaktu saya membayar mahar seharga delapan sapi untuknya dan mulai memperlakukanny­a seperti wanita dengan ‘harga’ delapan sapi, dia mulai percaya diri dan merasa telah menjadi wanita dengan nilai delapan sapi  (suatu nilai yg sangat tinggi utk ukuran setempat ).
Ia mendapati dirinya sangat berharga, dan itulah yg membuat perubahan di dalam dirinya."
Jika seorang suami ingin istrinya menjadi wanita yg terbaik,
PERLAKUKAN dia sebagai istri yg terbaik, cintai dirinya dengan cara yang Sempurna , hargai dan hormati dia dengan baik. Demikian pula sebaliknya.

Pernikahan paling sukses adalah suatu pernikahan ketika suami maupun istrinya berusaha MEMBANGUN HARGA DIRI pasangannya.

Jika ingin anak kita menjadi yg terbaik, PERLAKUKAN anak anda sebagai anak yg terbaik, didik dia dengan cara terbaik ( Bukan dengan Memanjakan ).

Jika ingin staf kita menjadi yg terbaik, PERLAKUKAN staf anda sebagai staf yg terbaik.
SEPERTI APA KITA MENGINGINKAN SESEORANG, MAKA SEPERTI ITU JUGA KITA HARUS MEMPERLAKUKANNY­A.
=======
º°˚˚º:)谢:)谢慈:)悲:)º°˚˚º
~¤¤ 謝謝老㊥慈悲 ¤¤~

Rabu, 24 September 2014

Pembawa damai atau kekacauan



Pembawa damai atau kekacauan


Dunia adalah sebuah keberagaman yang indah dan harmonis.
Keberagaman dan perbedaan adalah hukum alam.
Tak ada seorang pun yang dapat mengubah hukum Tuhan ini.

Orang bijak melihat persamaan,
Orang bercinta – kasih melihat kebersamaan dan kesatuan.

Orang bodoh melihat perbedaan,
Orang egois mempertentangkan perbedaan.
Sementara orang jahat menciptakan perbedaan!

Dunia tidak kekurangan dan tidak butuh orang egois yang suka mempertentangkan perbedaan.
Sebab semakin banyak orang egois semakin kacaulah dunia.

Dunia kekurangan orang bijak yang mampu melihat persamaan,
Dan dunia benar-benar kekurangan, dan amat membutuhkan orang yang bercinta kasih,
Yang mau menjunjung kebersamaan dan persaudaraan !

Semakin banyak orang bijak dari bercinta kasih,
Semakin indah dan damailah dunia!

Siapakah kita ?
Kita adalah orang kebanyakan di dunia ?
Atau orang langka yang dibutuhkan dunia ?

Kita adalah pembawa kekacauan ?
Atau pembawa kedamaian ?

Jawabannya adalah :
Kita adalah pencari perbedaan ? atau pencari kebersamaan dan persaudaraan ?

Sumber : Secangkir Teh 2

Jumat, 25 Juli 2014

Doa, Ikral dan Tembang Milefo Ying Ling Oleh : Yang Arya Maha Sesepuh Wang

Sebagian dari Lyric lagu Mi Le Fo ying ling Versi Indonesia

oh..... Maitreya yang Maha terang, tuntunlah kami menuju terang
oh..... Maitreya yang Maha arif,bukalah pintu kearifan kami
oh.... Maitreya yang Maha kasih, bimbing kami menjadi pengasih
sukacita

oh..... Maitreya , bersama-Mu kami sukacita
Engkau pembawa sukacita, bersama-Mu kami bahagia

kutipan sebagian dari
Doa, Ikral dan Tembang Milefo Ying Ling
Oleh : Yang Arya Maha Sesepuh Wang

Buddha Maitreya Maha Terang

Memohon terang pada Buddha Maitreya yang maha terang adalah paling benar.

ketika menyanyikan Milefo Ying Ling kita berdoa dalam nyanyian, memohon Buddha Maitreya menuntun kita menuju terang, mendekati terang untuk akhirnya bersatu dan menjadi terang.

Namun,semuanya harus diawali dengan kesungguhan hati memohon,seperti orang dahaga yang memohon air, orang yang kelaparan memohon sesuap nasi, memohon dengan penuh ketulusan dan kesabaran, maka kesungguhan hati memohon dan mendambahkan terang inipun menjadi kekuatan pengusir kegelapan!

Kekuatan yang mendorong kita pada terang!

Sumber :
Majalah Maitreya Edisi 21 Hal 8-9

Selamat membaca

Sabtu, 28 Juni 2014

"17 Hal yang harus diingat"

"17 Hal yang harus diingat"

1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.

2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.

3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).

4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.

5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.

6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.

7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!

8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.

9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk
menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.

10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.
11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek
oleh orang yg mendengarkannya.

12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.

13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan
budi orang2 yang telah membantu kita.

14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!

15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna dengan siapapun juga.

16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.

17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi fisik. Semua orang itu SAMA!!!

Sumber : Cerita Motivasi dan Inspirasi

Kamis, 26 Juni 2014

Cinta Kasih Sejati



Kisah ini sangat menyentuh : Cinta Sejati Mengatasi Masalah Tanpa Keluhan, Anda??
Cinta yang sejati adalah cinta yang memberi melampaui kemampuan dan kekuatan kita. Cinta sejati adalah cinta yang mampu menerima segala keadaan tanpa keluhan.
Malah, cinta sejati mampu melakukan hal-hal yang luar biasa walau kondisi tidak mendukung. Cinta sejati mampu memberi lebih ketika kita justru kekurangan. Cinta sejati mampu
mengatasi keterbatasan kita dengan tindakan kasih yang penuh ke
tidakterbatasan.

Apa yang dilakukan oleh gadis kecil Long Zhuan sungguh mengharukan. Bukan sekedar kata, sang gadis berusia 10 tahun ini, benar-benar membuktikan kebesaran cinta kepada adiknya yang berusia 2 tahun.
Karena kedua orangtuanya harus bekerja diluar kota, dan kakek-neneknya bekerja sebagai buruh, maka gadis penuh kasih ini mengambil tanggungjawab mengasuh adiknya.
Gadis Long Zhuan, murid kelas dua di sebuah sekolah dasar di Jiangshang, bahkan harus membawa adiknya ke dalam kelas ketika sedang sekolah. Bila sang adik mengantuk, dengan penuh belas kasih Long Zhuan menggendongnya di dalam kelas sambil belajar.
Lu Qixing, seorang fotograder China berhasil memotret momentum penuh kasih yang dilakukan Long Zhuan ketika sedang menggendong sang adik di dalam kelas. Setelah mengunggahnya foto ke dunia maya, banyak pihak yang peduli berusaha meringankan beban Long Zhuan.
Renungan
Long Zhuan tidak menyerah dengan keadaan dan keterbatasan yang harus dialaminya. Long Zhuan tidak mengeluh ketika harus mengasuh sang adik yang kepalanya membesar karena kekurangan gizi.
Sang gadis kecil berjiwa besar ini, mengambil bagian untuk mengurangi beban keluarga. Long Zhuan membuktikan bahwa kasih sejati adalah kasih yang bertindak nyata. Apakah kita sudah mengasihi dengan perbuatan kita?

Pancadhamma

lima kewajiban kita

1. Menyayangi semua bentuk kehidupan ( Metta-karuna )
2. Suka berdana atau bersedekah
3. Berpuas hati
4. Berbicara Jujur
5. Menjaga penyadaran dengan tidak mencoba narkoba dan miras