Informasi SMW Batam

Selasa, 10 November 2015

Kejujuran di saat sulit

Kejujuran di saat sulit,

Kisah yang menarik dimana tetap mempertahankan prinsip menjadi orang baik dan harapan. David kuliah di fakultas perdagangan Arlington USA. Kehidupan kampusnya, terutama mengandalkan kiriman dana bulanan secukupnya dari orang tuanya.

Entah bagaimana, sudah 2 bulan ini rumah tidak mengirimi uang ke David lagi. Di kantong David hanya tersisa 1 keping dollar saja. David dengan perut keroncongan berjalan ke bilik telepon umum, memasukkan seluruh dananya, yaitu satu keping uang logam itu, ke dalam telepon.

"Halo, apa kabar?" telpon telah tersambung, ibu David yang berada ribuan km jauhnya berbicara. David dengan nada agak terisak berkata: "Mama, saya tidak punya uang lagi, sekarang lagi bingung karena kelaparan." Ibu David berkata: "Anakku tersayang, mama tahu."

"Sudah tahu, kenapa masih tidak mengirim uang?" David baru saja hendak melontarkan dengan penuh kekesalan pertanyaan tersebut kepada sang ibu, mendadak merasakan perkataan ibunya mengandung sebuah kesedihan yang mendalam. Firasat David mengatakan ada yang tidak beres, ia cepat-cepat bertanya, "Mama, apa yang telah terjadi di rumah?"

Dalam isak tangis yang ditahannya berucap Ibu David berkata, "Anakku, papamu terkena penyakit berat, sudah lima bulan ini, tidak saja telah meludeskan seluruh tabungan, bahkan karena sakit telah kehilangan tempat kerjanya, sumber penghasilan satu-satunya di rumah telah terputus. Oleh karena itu, sudah 2 bulan ini tidak mengirimimu uang lagi, Mama sebenarnya tidak ingin mengatakannya kepadamu, kamu sudah cukup dewasa, saatnya belajar mencari nafkah sendiri dalam situasi kami sekarang."

Ibu David berbicara sampai disitu, tiba-tiba menangis tersedu sedan. Di ujung telepon lainnya, air mata David juga "tes", "tes" tak hentinya menetes, dan ia berpikir Kelihatannya saya harus drop out danpulang kampung." David berkata kepada ibunya, "Mama, jangan bersedih, saya sekarang juga akan mencari pekerjaan, pasti akan menghidupi kalian."

Kenyataan yang pahit telah membuat David terpukul hingga pusing tujuh keliling. Masih 1 bulan lagi, semester kali ini akan selesai, jikalau memiliki uang, barang 8 atau 10 dollar saja, maka David mampu bertahan hingga liburan tiba, kemudian menggunakan 2 bulan masa liburan untuk bekerja menghasilkan uang. Akan tetapi sekarang 1 sen pun tak punya, mau tak mau harus drop out.

Pada detik ketika David mengatakan "Sampai jumpa" kepada ibunya dan meletakkan gagang telpon itu, sungguh luar biasa menyakitkan, karena prestasi kuliahnya sangat bagus, selain itu ia juga menyukai kehidupan di kampus fakultas perdagangan Arlington tersebut. 

Sesudah meletakkan gagang telpon, pesawat telpon umum tersebut mengeluarkan bunyi gaduh, David dengan terkejut dan terbelalak menyaksikan banyak keping dollar menggerojok keluar dari alat itu.

David berjingkrak kegirangan, segera menjulurkan tangannya menerima uang-uang tersebut. Sekarang, terhadap uang-uang itu, bagaimana menyikapinya? Hati David masih merasa sangsi, diambil untuk diri sendiri, 100% boleh, pertama: karena tidak ada yang tahu, ke dua: dirinya sendiri betul-betul sedang membutuhkan. 

Namun setelah bolak-balik dipertimbangkan, David merasa tidak patut memilikinya. Setelah melalui sebuah pertarungan konflik batin yang hebat, David memasukkan salah satu keping dolar itu ke dalam telepon dan menghubungi bagian pelayanan umum perusahaan telepon. 

Mendengar penuturan David, nona petugas pelayanan umum berkata, "Uang itu milik perusahaan telepon, maka itu harus segera dikembalikan (ke dalam mesin telepon)."

Setelah menutup telepon, David hendak memasukkan kembali keping logam uang itu, tetapi sekali demi sekali uang dimasukkan, pesawat otomat itu terus menerus memuntahkannya kembali. Sekali lagi David menelepon, dan petugas pelayanan umum yang berkata, "Saya juga tak tahu harus bagaimana, sebaiknya saya sekarang minta petunjuk atasan." Nada bicara David yang sendirian dan tiada yang menolong memancarkan getaran kesepian dan kuyu, nona petugas pelayanan umum sangat dapat merasakannya, menilik perkataan dari ujung telepon dia merasakan seorang asing yang bermoral baik sedang perlu dibantu.

Tak lama kemudian, nona petugas pelayanan umum menelepon ulang pesawat otomat yang sedang bermasalah itu. Dia berkata kepada David, "Saya telah memperoleh ijin dari atasan yang berkata uang tersebut untuk anda, karena perusahaan kami saat ini tidak mempunyai cukup tenaga, tak ingin demi beberapa dollar khusus mengirim petugas ke sana."

"Hore!", David meloncat saking gembiranya. Sekarang, uang logam itu secara sah menjadi miliknya. David membungkukkan badannya dan dengan seksama nenghitungnya, total berjumlah 9 dollar 50 sen.

Uang sejumlah ini cukup buat David bertahan hingga bekerja memperoleh upah pertamanya pada saat liburan nanti. Dalam perjalanan ke kampus, David tersenyum terus sepanjang jalan. Ia memutuskan membeli makanan dengan menggunakan uang itu lantas mencari pekerjaan.

Dalam sekejap liburan telah tiba, David telah memperoleh pekerjaan sebagai pengelola gudang supermarket. Pada hari tersebut, David menjumpai boss perusahaan supermarket, menceritakan kepadanya tentang kejadian di telepon umum dan keinginannya untuk mencari pekerjaan. 

Si boss supermarket memberitahu David boleh datang bekerja setiap saat, tidak hanya pada liburan saja, sewaktu kuliah dan tidak terlalu sibuk juga boleh bergabung, karena boss supermarket merasa David adalah orang yang tulus dan jujur, terutama adalah orang yang seksama, membenahi gudang mutlak bisa dipercaya. David bekerja dengan sangat giat, boss sangat mengapresiasinya dan juga merasa kasihan. Si boss memberinya upah dobel.

Sesudah menerima gaji, David mengirimkan keseluruhan gajinya kepada sang ibu, karena pada saat itu David sudah mendapatkan info bahwa ia berhasil memperoleh bea siswa untuk satu semester berikutnya. Sesudah 1 bulan, uang dikirim balik ke David. Sang ibu menulis di dalam suratnya: "Penyakit ayahmu sudah agak sembuh, saya juga telah mendapatkan pekerjaan, bisa mempertahankan hidup. 

Kamu harus belajar dengan baik, jangan sampai kelaparan." Sesudah membaca surat itu, David menangis lagi. David tahu, meski orang tuanya menahan lapar, juga tidak bakal meminta uang kepada David yang sedang perlu dibantu. Setiap kali memikirkan hal ini, David berlinang bersimbah air mata, sulit menenangkan gejolak hatinya.

Setahun kemudian, David dengan lancar menyelesaikan kuliahnya. Setelah lulus, David membuka sebuah perusahaan, tahun pertama, David sudah mengantongi laba US $ 100.000. Ia senantiasa tak bisa melupakan kejadian di telepon umum. 

Ia menulis surat kepada perusahaan telepon tersebut: "Hal yang tak bisa saya lupakan untuk selamanya ialah, perusahaan anda secara tak terduga telah membantu dana US $ 9,50 kepada saya.

Perbuatan amal ini, telah membuat saya batal menjadi pemuda drop out dan menuju kondisi miskin, bersamaan itu juga telah memberi saya energi tak terhingga, mendorong saya setiap saat tidak melupakan untuk berjuang. Kini saya mempunyai uang, saya ingin menyumbang balik sebanyak US $ 10.000 kepada perusahaan anda, sebagai rasa terima kasih saya."

Boss perusahaan telpon bernama Bill membalasnya dengan surat yang dipenuhi antusiasme: "Selamat atas kesuksesan kuliah anda dan usaha yang telah berkembang. Kami kira, uang tersebut adalah uang yang paling patut kami keluarkan. Ini bukannya merujuk pada $9,50 yang dikembalikan dengan $10.000, melainkan uang itu telah membuat seseorang memahami sebuah petuah tentang prinsip tertinggi kehidupan."

So, di saat-saat paling sulit, Pertama : Jangan melupakan harapan sudah ada di depan mata. Kedua: Jangan lupa menjaga moralitas.

Setelah 20 tahun telah berlalu, bagaimana dengan David? Di kota Chicago, Amerika, terdapat sebuah gedung mewah, yang tampak luarnya menyerupai sebuah bilik telepon umum, itu adalah gedung perusahaan ADDC. Pendiri perusahaan ADDC, Presiden Direktur nya ialah David, selain itu juga David adalah salah satu penyumbang terbesar untuk badan amal.

Renungan Malam

Renungan Malam 

Suatu ketika timbul pemikiran kalau saya tiba-tiba mati. Mati tanpa ada pesan terakhir. Tiba-tiba saya tidak update status di media sosial. Berakhir sudah. Tubuh ini memang rapuh. Segala hal yang saya miliki di dunia ini lepas begitu saja. Orangtua, kerabat, teman mungkin pada sedih. 

Kebersamaan kita dahulu sehingga menimbulkan kesan atau kenangan terhadap saya pun akan segera lenyap bagaikan abu yang terhempas angin. 

Merenungkan hal ini saya juga tidak tahu akan terlahir kemana lagi. Suatu nafsu untuk mempertahankan keberlangsungan hidup (bhava tanha) masih akan terus berlanjut jika akarnya belum dicabut. Begitulah terus terlahir. 

Terkadang kita merasa percaya bahwa kita telah banyak berbuat baik, tapi kita tidak menyadari bahwa disamping itu kita juga melakukan perbuatan buruk. 

Jujur saya sempat takut, apakah timbunan karma baikku sudah cukup? 

Merenungkan hal ini, kita bisa lebih bersyukur dan menghargai kehidupan yang berharga ini. Menjalani tiap momen kehidupan dengan baik. Bagaimanapun jua, kita tidak boleh menyia-nyiakan hidup ini. Berbuatlah yang baik dan bermanfaat. Tekunlah menjalani hidup suci atau Anda akan menyesal. 

Masa depan atau kehidupan mendatang memang penuh misteri. Apakah Anda yakin ada kelahiran kembali? Apakah Anda yakin Anda masuk surga setelah kehidupan ini berakhir? Tidak ada yang tahu. Namun, Anda bisa mengevaluasi kehidupan Anda sendiri. Apakah Anda sudah menjalaninya dengan baik? Hanya Anda yang tahu. 

Terlepas Anda percaya atau tidak akan pertanyaan seputar kehidupan setelah kematian, jika kita sepenuh hati menempuh hidup yang baik, benar, dan bermanfaat, niscaya kehidupan kita saat ini dan mendatang juga akan baik. Kita tidak perlu takut ketika ajal menjemput. Kita tidak perlu khawatir lagi akan pertanyaan seperti itu... 

Kamis, 18 Juni 2015

-BAHAYA!!!! Jangan Minum Air Putih Sehabis Makan-

-BAHAYA!!!! Jangan Minum Air Putih Sehabis Makan- 😱😱😱
Mayoritas kita seringkali meminum air putih setelah makan atau disela-sela saat makan. Tahukah kamu, ternyata kebiasaan tersebut kurang baik dilakukan. Menurut penelitian, minum air putih saat makan dapat menghambat pencernaan makanan di dalam perut.
Saat kita makan, sistem pencernaan makanan akan mengeluarkan enzim sebagai refleks perlindungan tubuh terhadap makanan yang merupakan zat-zat asing (tidak dihasilkan secara alami di dalam tubuh). Enzim berfungsi untuk memecah molekul-molekul kompleks makanan menjadi molekul-molekul sederhana atau sari-sari makanan.
Saat mengunyah makanan, mulut akan menghasilkan enzim amilase yang akan membantu dalam penghancuran makanan sehingga kerja lambung menjadi lebih ringan. Setelah ditelan, makanan kemudian akan bercampur dengan berbagai enzim dalam sistem pencernaan hingga didapatkan sari-sari makanan yang kemudian diserap sebagai nutrisi bagi tubuh.
Namun, akibat mengonsumsi air putih saat makan atau sehabis makan dalam jumlah banyak justru akan menyebabkan kerja enzim terhambat karena enzim yang seharusnya berikatan dengan makanan menjadi terpisah akibat adanya air yang melarutkan. Meminum air putih tersebut dapat menyebabkan gesekan antara makanan dan organ percernaan akibat gerak makanan yang terlalu cepat sehingga menimbulkan radang atau iritasi organ.
Asam lambung yang telah disiapkan sesuai konsentrasi yang dibutuhkan untuk mengolah makanan menjadi lebih encer karena bercampur dengan air. Hal ini memaksa lambung untuk memproduksi asam berlebih. Akibatnya, timbullah penyakit lambung (sakit maag). Selain itu, minum air sehabis makan dapat meningkatkan kadar insulin. Semakin tinggi kadar insulin maka semakin tinggi risiko kita menyimpan lemak di dalam tubuh.
Supaya kita dapat menghindari minum air putih saat makan, sebaiknya kita tidak mengonsumsi makanan yang asin karena dapat meningkatkan rasa haus. Selain itu, kita tidak boleh buru-buru menelan makanan karena membuat makanan terasa nyangkut di kerongkongan sehingga kita terpaksa membutuhkan air untuk menurunkan makanan terebut. Oleh karena itu, kunyahlah makanan berulang-ulang hingga dirasa cukup halus sebelum ditelan. Selain memicu produksi enzim, mengunyah juga meringankan kerja organ-organ pencernaan makanan lainnya.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Boleh di bagikan info bermanfaat ini kepada orang yang kita sayangi
{cr: tahukahkamu}

Rabu, 17 Juni 2015

Agama apa yg paling baik?



Selamat pagii... Semua...
= Renungan Pagi =
Agama apa yg paling baik?
Seorang ahli dari kelompok "The Theology Of Freedom" dari Brazil bernama Leonardo Boff bertanya pd Dalai Lama pemimpin umat Buddha dari Tibet, "Yang Mulia, apakah agama terbaik?"
Leonardo Boff menduga bahwa Dalai Lama akan menjawab,
"Agama Buddha dari Tibet ato agama Oriental yg lebih tua dari agama Kristen." 
Ternyata sambil tersenyum, Dalai Lama menjawab,
"Agama terbaik yaitu agama yg membuat anda menjadi orang yg lebih baik."
Sambil menutupi rasa malu karna punya dugaan kurang baik tentang Dalai Lama,
Leonardo Boff bertanya lagi,
"Apakah tanda agama yg membuat kita menjd lebh baik?"
Jawaban Dalai Lama,
"Agama apapun yg bisa membuat anda Lebih welas asih,
Lebih berpikiran sehat,
Lebih objektif & adil,
Lebih menyayangi,
Lebih manusiawi,
Lebih punya rasa tanggung jawab,
Lebih ber-etika.
Agama yg punya kualitas seperti di atas adalah agama terbaik."
Leonardo Boff terdiam sejenak & ter-kagum² atas jawaban Dalai Lama yg bijaksana & tdk dpt di bantah.
Selanjutnya, Dalai Lama berkata,
"Tidak penting bagiku kawan, Apa agamamu, 
Tidak peduli anda beragama atau tidak. 
Yg betul² penting bagi saya adalah perilaku anda di depan kawan² anda, di depan keluarga, lingkungan kerja & dunia."
Akhirnya, Dalai Lama berkata,
"Jagalah pikiranmu, Karena akan menjadi perkataanmu.
Jagalah perkataanmu, Karena akan menjadi perbuatanmu.
Jagalah perbuatanmu, Karena akan menjadi kebiasaanmu.
Jagalah kebiasaanmu, Karena akan membentuk karaktermu.
Jagalah karaktermu, Karna akan membentuk nasibmu,dan nasibmu.... 
Jadi nasib mu berawal dari pikiran mu... smile emotikon
Semoga bermanfaat

Minggu, 01 Februari 2015

奇怪的枪 Qi guai de qiang Senapan yang aneh



奇怪的枪
Qi guai de qiang
Senapan yang aneh
Dahulu kala, hiduplah seorang pak tua yang memiliki sebuah senapan sakti. Senapan ini dapat membidik orang jahat dengan jitu, sama sekali tidak pernah meleset. Banyak sekali orang yang meminta bantuan kepada pak tua untuk meringkus bajak laut/kawanan pencuri. Pak tua menembak tangan/kaki para penjahat, setelah tidak berdaya mereka ditangkap untuk diadili menurut hukum.
Berita tentang pak tua & senapan saktinya terdengar oleh raja setempat. Baginda raja bertanya kepada salah seorang pejabatnya:”Dengar-dengar ada seseorang yang memiliki senapan sakti. Bidikannya selalu tepat mengenai sasaran. Apakah kabar tersebut dapat dipertanggungjawabkan?”Dengan penuh hormat si pejabat menjawab:”Memang benar ada, baginda.””Senapan itu sangat istimewa, bawalah pemiliknya untuk datang menghadap kemari.”,kata baginda raja.
Pak tua pun datang ke istana untuk menghadap baginda raja. Sang raja berkata kepada pak tua:”Dengar-dengar kau sangat jitu dalam menembak. Apakah senapan yang kau bawa sekarang adalah senjata yang dimaksud?””Benar.”
”Juallah senapan itu kepada saya.”
”Tidak, senapan ini adalah pemberian dewa kepada saya. Maaf, tidak untuk dijual.”
”Berapapun harga yang anda minta , saya tidak keberatan. Silahkan menyebut nominalnya.”
“Maaf, tidak untuk diperjual-belikan.”
“Bagaimana jika anda saya angkat menjadi bangsawan?”
“Maaf, tidak setuju!”
“Bagaimana jika anda saya beri kedudukan sebagai seorang pejabat?”
“Tetap tidak setuju.”
“Kalau begitu, saya nikahkan putri saya dengan anda?”
“Saya tetap tidak setuju.”
Baginda raja tidak lagi dapat menahan emosinya, berkata kepada para penjaga:”Penjaga, tangkap orang ini. Sungguh tidak tahu diuntung, diperlakukan dengan baik justru menantang ingin dihukum. Ambillah senapannya, ikat dia, jadikan sebagai sasaran tembak.””Dor...”sebuah letusan peluru terdengar dari senapan tersebut, mengarah ke tubuh pak tua.”Benar-benar sebuah senapan yang bagus.”,puji baginda raja. Tiba-tiba saja, peluru yang terlontar dari senapan berubah arah, kontan baginda merasa terkejut. Secara reflek baginda raja menjatuhkan senapan tersebut & berlari, akan tetapi peluru tersebut masih tetap mengejar ke arah beliau.
Melihat kejadian itu, pak tua tertawa. Ia berkata:”Baginda raja, senapan tersebut adalah senapan khusus untuk menembak orang yang jahat. Karena anda memiliki rasa tamak & hati jahat maka peluru yang terlontar terus mengejar ke arah baginda. Saya tidak bisa menolong. Anda harus memilih tangan/kaki yang hendak dikorbankan, jika tidak akan membahayakan jiwa.”
Baginda merasa tidak ada pilihan lain, mengangkat tangannya, peluru itu pun mengenai tangan tersebut. Para penjaga segera datang untuk memberikan pertolongan kepada baginda raja.
“Sakit...Sakit... Saya yang salah. Saya tidak ingin lagi merebut milik orang lain. Aduh sakit.”Begitu menyadari kesalahannya, baginda raja segera memerintahkan orang untuk melepas tali ikatan pak tua. Dengan tulus hati meminta maaf, mengutus prajurit mengantar pulang.
不知足者因欠缺了智慧,世间的物质本来是为人所用,而不知足者都变成人被物用了
Bu zhi zu zhe qian que le zhi hui, shi jian de zhi wu ben lai shi wei ren suo yong, er bu zhi zu zhe dou bian cheng ren bei wu yong le
Seseorang bisa merasa tidak puas karena tidak memiliki kearifan. Semua benda yang ada di dunia adalah untuk digunakan-dikelola oleh manusia. Orang yang tidak puas berarti telah dikuasai oleh materi
Diterjemahkan secara bebas dari buku jing si yu jiao xue can kao zi liao静思语教学参考资料milik perpustakaan Hong ci tan宏慈坛

小不忍要亂大謀

【 小不忍要亂大謀 】

有些人翻臉比翻書還要快
而是他忘記閱讀自己這一頁
脾氣來了 福氣走了
古人說:小不忍要亂大謀 。

當一個人的心變了 他的眼神也變了
當他的眼神變了 他的言行舉止也變了
當他的言行舉止變了 他的人也變了
人有情時是那麽的可愛善良
當人無情時是那麽的可怕可惡
人心可善可惡 一旦翻臉可以六親不認
這就是人性最脆弱的地方
內心越是無助的人 他的情緒越是激動
內心越是有能量的人 他越是懂得冷靜
脾氣來了 福氣走了 幸福是毀在自己手裡
你才發現 咦~怎麽破了!
情緒不是人事給你的
而是自己心理不平衡所造成的
你無法做自己情緒的主人
那麽就由情緒來掌控你的言行
不是人家愛惹你生氣
而是你自己愛發脾氣
人生的方向盤 是由自己掌握
不是把“遙控器”交給他人控制你
心小了 事情就變大了 心大了 事情就變小的
不要膨脹自己 讓自己難消化
更讓你身邊的人不好消化
你只是忘記把焦點移開罷了。
把看不順的人看順了......就是修養
把看不起的人看起了......就是尊重
把不想做的事做好了......就是提升
把想不通的事想通了......就是開竅
把咽不下的氣咽下了......就是能量
把難以接受的事接受了.....你才能放下。
夫童心者 真心也 若失卻童心
便失卻真心 失卻真心 便失卻真人 。

= Renungan Motivasi =


= Renungan Motivasi =

Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku ..
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipanNya

Bahwa kendaraanku hanyalah titipanNya
Bahwa rumahku hanyalah titipanNya
Bahwa hartaku hanyalah titipanNya
Bahwa putraku hanyalah titipanNya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Jika bukan milikku, apa yg harus kulakukan untuk milikNya itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yg bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali olehNya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka ..
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja utk melukiskan kalau itu adalah derita..
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yg cocok dgn hawa nafsuku,
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak tabungan,
popularitas, penghormatan dan
kutolak sakit, kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan & kasihNya harus berjalan seperti matematika:
Aku "rajin" beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan DIA seolah mitra dagang, dan bukan kekasih.
Kuminta DIA membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku.
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untukNYA.
Dia menitipkan smuanya kpd kita, adalah agar kita dpt menyadari kebesaran Nya & berkat yg dilimpahkanNya dalam hidup kita & mensyukuri segala berkat yg telah kita terima dalam bentuk apapun.

Utk itu mari kita lakukan yg terbaik untuk hidup kita & berguna bagi orang lain, sesuai kehendak TUHAN
Semoga bermanfaat
=======
º˚˚º:)谢:)谢慈:)悲:)º˚˚º
~¤¤ 謝謝老㊥慈悲 ¤¤~

Minggu, 23 November 2014

3 AKAR KEJAHATAN (Ti Akusalamula)

3 AKAR KEJAHATAN (Ti Akusalamula)
-------------------------------------------------
Dalam Itivuttaka 3.1; Khunddaka Nikaya, Sang Buddha bersabda:
"Wahai para bhikkhu, ada 3 akar kejahatan."
"Apakah tiga akar itu?"
"Akar kejahatan Keserakahan (lobha), akar kejahatan Kebencian (dosa), & akar kejahatan Kebodohan Batin (moha). Itulah ketiganya."

Keserakahan, Kebencian & Kebodohan Batin yg muncul dari dalam dirinya, akan merugikan orang yang berpikiran jahat seperti buah bambu menghancurkan tumbuhnya pohon itu sendiri.

1. Lobha (Keserakahan)
Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk sesuatu. Ini adalah hal yg wajar. Tetapi keinginan akan satu hal yg terus menerus dan ingin lebih dan lebih inilah Lobha.
Untuk mencegah timbulnya Lobha dalam diri kita, maka kita perlu:
- Menggunakan Sati (perhatian, kewaspadaan, kesadaran).
- Berusaha untuk tidak selalu menuruti keinginan.
- Merenungkan untung dan rugi dengan menggunakan Panna (Kebijaksanaa).
- Membangkitkan Hiri (malu berbuat jahat) dan Ottapa (takut berbuat jahat).
- Mengembangkan Dhamma yg berlawanan dengan Lobha, seperti: Berdana.
(Ajitamanavasa, Solasa panha)

2. Dosa (Kebencian)
Pikiran untuk menyakiti, merusak, menghilangkan, menyingkirkan, memusnahkan sesuatu karena adanya rasa tidak suka atau benci terhadap sesuatu tersebut inilah yg disebut Dosa.
Untuk menghindari timbulnya Dosa dalam diri kita maka kita perlu menjalankan Panca Sila
Buddhist.

3. Moha (Kebodohan Batin)
Kebodohan batin atau kegelapan batin yaitu: tidak dapat membedakan mana yang buruk dan mana yang baik, tidak dapat menembus arti dari 4 kebenaran Arya, Hukum Tilakkhana, Hukum Paticcasamuppada, maupun Hukum Kamma.

Untuk mencegah timbulnya Moha dalam diri kita maka cara terbaik adalah mengembangkan Panna (Kebijaksanaan). Panna (Kebijaksanaan) dapat dicapai dengan berbagai macam cara seperti: banyak membaca, belajar, dan mendengar.

“PERLAKUAN YANG SEPADAN DENGAN KEINGINAN KITA"

“PERLAKUAN YANG SEPADAN DENGAN KEINGINAN KITA"

Ada tradisi yg cukup unik di sebuah daerah di Pasifik Selatan. Ketika seorang pria ingin melamar seorang gadis, maka dia harus membayar orangtua si gadis dengan ternak sebagai "mahar".

Biasanya Empat hingga enam sapi termasuk harga yg sangat tinggi untuk seorang wanita.
Satu kali ada seorang pria yg ingin menyunting seorang gadis yg penampilannya sangat sederhana, pemalu, kepalanya selalu tertunduk dan sama sekali tidak menarik.
Namun luarbiasanya, pria tsb memberikan mahar kepada orangtua gadis itu sebanyak delapan sapi!!!

Penduduk setempat heran melihat kegilaan pria itu, menurut penilaian mereka empat sapi saja masih kemahalan, tapi mengapa pria ini justru membayar ‘Mahar’ dengan delapan sapi.
Tetapi beberapa bulan kemudian, penduduk setempat dibuat takjub dengan perubahan istri pria tsb. Wanita itu telah berubah menjadi sosok wanita yang cantik, anggun, percaya diri dan sangat menarik. Melihat keheranan penduduk, pria tsb berkata: 'Saya benar-benar menginginkan wanita yang seharga dengan delapan sapi, Bukan wanita yg Tidak Berharga .

Sewaktu saya membayar mahar seharga delapan sapi untuknya dan mulai memperlakukanny­a seperti wanita dengan ‘harga’ delapan sapi, dia mulai percaya diri dan merasa telah menjadi wanita dengan nilai delapan sapi  (suatu nilai yg sangat tinggi utk ukuran setempat ).
Ia mendapati dirinya sangat berharga, dan itulah yg membuat perubahan di dalam dirinya."
Jika seorang suami ingin istrinya menjadi wanita yg terbaik,
PERLAKUKAN dia sebagai istri yg terbaik, cintai dirinya dengan cara yang Sempurna , hargai dan hormati dia dengan baik. Demikian pula sebaliknya.

Pernikahan paling sukses adalah suatu pernikahan ketika suami maupun istrinya berusaha MEMBANGUN HARGA DIRI pasangannya.

Jika ingin anak kita menjadi yg terbaik, PERLAKUKAN anak anda sebagai anak yg terbaik, didik dia dengan cara terbaik ( Bukan dengan Memanjakan ).

Jika ingin staf kita menjadi yg terbaik, PERLAKUKAN staf anda sebagai staf yg terbaik.
SEPERTI APA KITA MENGINGINKAN SESEORANG, MAKA SEPERTI ITU JUGA KITA HARUS MEMPERLAKUKANNY­A.
=======
º°˚˚º:)谢:)谢慈:)悲:)º°˚˚º
~¤¤ 謝謝老㊥慈悲 ¤¤~

Rabu, 24 September 2014

Pembawa damai atau kekacauan



Pembawa damai atau kekacauan


Dunia adalah sebuah keberagaman yang indah dan harmonis.
Keberagaman dan perbedaan adalah hukum alam.
Tak ada seorang pun yang dapat mengubah hukum Tuhan ini.

Orang bijak melihat persamaan,
Orang bercinta – kasih melihat kebersamaan dan kesatuan.

Orang bodoh melihat perbedaan,
Orang egois mempertentangkan perbedaan.
Sementara orang jahat menciptakan perbedaan!

Dunia tidak kekurangan dan tidak butuh orang egois yang suka mempertentangkan perbedaan.
Sebab semakin banyak orang egois semakin kacaulah dunia.

Dunia kekurangan orang bijak yang mampu melihat persamaan,
Dan dunia benar-benar kekurangan, dan amat membutuhkan orang yang bercinta kasih,
Yang mau menjunjung kebersamaan dan persaudaraan !

Semakin banyak orang bijak dari bercinta kasih,
Semakin indah dan damailah dunia!

Siapakah kita ?
Kita adalah orang kebanyakan di dunia ?
Atau orang langka yang dibutuhkan dunia ?

Kita adalah pembawa kekacauan ?
Atau pembawa kedamaian ?

Jawabannya adalah :
Kita adalah pencari perbedaan ? atau pencari kebersamaan dan persaudaraan ?

Sumber : Secangkir Teh 2

Pancadhamma

lima kewajiban kita

1. Menyayangi semua bentuk kehidupan ( Metta-karuna )
2. Suka berdana atau bersedekah
3. Berpuas hati
4. Berbicara Jujur
5. Menjaga penyadaran dengan tidak mencoba narkoba dan miras